image

Polusi merupakan kontaminasi lingkungan yang biasanya disebabkan oleh manusia. Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa polusi disebabkan limbah kimia yang dialirkan ke sungai, atau muntahan racun pabrik ke udara. Ya, itu pun bisa termasuk polusi, polusi air dan udara.

Faktanya, dampak kesehatan dari polusi mempengaruhi lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia – lebih luas daripada pandemi global seperti AIDS. Di beberapa tempat terburuk yang tercemar, bayi lahir dengan cacat, anak-anak telah kehilangan 30 sampai 40 poin IQ, dan harapan hidup mungkin sekitar 45 tahun karena terserang kanker dan penyakit lainnya.

Seperti dilansir dari livescience.com, berikut macam-macam polusi:

Polusi tanah.

Tanah dapat tercemar oleh sampah rumah tangga dan limbah industri. Pada tahun 2010, Amerika memproduksi sekitar 250 juta ton sampah yang terdiri dari kemasan produk, potongan rumput, furnitur, pakaian, botol, sisa makanan, surat kabar, peralatan, cat, dan baterai. Itu sekitar 1,72 kg sampah per orang per hari. Sebanyak 54 persen sampah itu dikumpulkan di tempat pembuangan sampah. Sekitar 34 persen didaur ulang atau dijadikan kompos, dan 12 persennya dibakar.

Sebagian limbah industri adalah limbah padat. Banyak yang diklasifikasikan tidak berbahaya, seperti bahan bangunan (kayu, beton, batu bata, kaca, dll.) dan limbah medis (perban, sarung tangan bedah, instrumen bedah, jarum, dll.). Limbah berbahaya adalah semua limbah, baik padat, cair maupun lumpur yang mengandung unsur yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan manusia atau lingkungan. Industri menghasilkan limbah berbahaya dari pertambangan, penyulingan minyak bumi, pembuatan pestisida, dan produksi kimia lainnya. Rumah tangga menghasilkan limbah berbahaya juga, termasuk cat dan pelarut, oli motor, lampu neon, kaleng aerosol, dan amunisi.

Polusi air.

Pencemaran air terjadi ketika bahan kimia atau zat asing yang berbahaya berbaur ke air, termasuk bahan kimia, limbah, pestisida dan pupuk dari pertanian, serta logam seperti timah atau merkuri. Di seluruh dunia, lebih dari 500 juta orang meminum air yang bisa membahayakan kesehatan mereka. Pencemaran air juga dapat mempengaruhi kehidupan laut: minyak dan bahan kimia polutan dapat membahayakan hidup makhluk apa pun di air. Limbah menyebabkan patogen.

Polusi udara.

Udara yang kita hirup memiliki komposisi kimia yang sangat tepat. Polusi udara terjadi ketika hal-hal yang tidak biasa, muncul ke udara. Jenis umum dari polusi udara misalnya yang terjadi ketika orang melepaskan partikel ke udara dari pembakaran bahan bakar. Pencemaran ini terlihat seperti jelaga, yang mengandung jutaan partikel kecil dan mengambang di udara.

Jenis lain yang umum dari polusi udara adalah pelepasan gas berbahaya, seperti sulfur dioksida, karbon monoksida, nitrogen oksida, dan uap kimia. Ini bisa menyebabkan reaksi kimia lebih lanjut setelah mereka berada di atmosfer, menciptakan hujan asam dan kabut asap. Sumber polusi udara juga dapat berasal dari dalam gedung. Ya, misalnya asap rokok. Di negara maju, orang sering menghabiskan 80 persen atau lebih dari waktu mereka di dalam rumah, sehingga paparan bahan kimia atau asap juga bisa berbahaya.

Polusi suara.

Meskipun manusia tidak dapat melihat atau mencium bau polusi suara, faktanya ini masih berdampak pada lingkungan. Polusi suara terjadi ketika suara yang datang dari pesawat, industri atau sumber lainnya mencapai tingkat berbahaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan langsung antara kebisingan dan kesehatan, termasuk yang terkait dengan stres, tekanan darah tinggi, gangguan bicara, dan gangguan pendengaran.

Polusi suara dalam air yang datang dari kapal juga telah terbukti mengacaukan sistem navigasi paus. Ia juga membunuh spesies lain yang bergantung pada dunia bawah laut. Kebisingan juga membuat spesies liar berkomunikasi lebih keras, yang dapat memperpendek hidup mereka.

Polusi cahaya.

Kebanyakan orang berpikir bahwa lampu bertenaga listrik mampu menciptakan kenyamanan. Dalam kehidupan, lampu telah mengubah cara bagaimana kita bekerja. Dalam malam pun kita masih bisa bekerja, dengan bantuan lampu sebagai penerang. Pun, beberapa burung menjadi terbiasa “bernyanyi” wajar di hadapan cahaya buatan.

Lampu jalan juga dapat membingungkan penyu yang baru menetas yang mengandalkan cahaya terpantul untuk memandu mereka beranjak dari pantai ke laut. Mereka sering salah arah. Menyalakan lampu terlalu banyak tentu tidak dianjurkan. Peneliti memperkirakan bahwa limbah iluminasi yang berlebihan setara dengan sekitar 2 juta barel minyak per hari. Polusi cahaya juga menyulitkan astronom dalam melihat bintang.

Nah, berikut ini ada fakta menarik tentang polusi:

1. Amerika Serikat menghasilkan 30 miliar cangkir busa, 220 juta ban, dan 1,8 miliar popok sekali pakai setiap tahun. 2. Empat puluh persen sungai dan 46 persen danau di Amerika Serikat terlalu tercemar untuk memancing, berenang, atau kehidupan di air. 3. Menurut WHO, diperkirakan 6.400 orang meninggal setiap tahun di Mexico City dan lebih dari 1 juta menderita masalah pernapasan permanen karena polusi udara. 4. Sungai Mississippi mengalir hampir di 40 persen daratan AS. Hal ini juga membawa sekitar 1,5 juta ton metrik polusi nitrogen ke Teluk Meksiko setiap tahun dan menghasilkan zona mati setiap musim panas. 5. Polusi di Cina dapat mengubah pola cuaca di Amerika Serikat. Hanya butuh waktu lima hari untuk membawa polusi udara berat dari Cina ke Amerika Serikat.

Share by ds